frame

Hallo, Selamat Datang di Bertravel Forum!

Ingin jadi bagian dari komunitas ini? Ayo bergabung bersama +100 orang lainnya disini.

Masuk Mendaftar

Howdy, Stranger!

Halo guys.. Selamat datang di Komunitas Bertravel Forum! Ingin berbagi informasi di Komunitas Bertravel Forum, silahkan mendaftar!

 Bertravel Forum adalah Komunitas Menulis dan Blogger
Selamat datang di Bertravel Forum! Bagikan informasi dan artikel menarik yang kamu miliki disini. Mendaftar klik Register dan Masuk klik Sign in. Jangan lupa cek email kamu untuk konfirmasi. Jika tidak ditemukan, cek email di folder Spam.

Anda suka Korea? Mungkin ini pelajaran yang biasa diambil dari Korea

Anda suka Korea? Mungkin ini pelajaran yang biasa diambil dari Korea

Anda suka drama Korea atau band Korea? Hehe, saya pribadi nggak ngikutin itu semua

Ketika artikel ini ditulis, saya berada di Korea Selatan untuk ketiga kalinya. Kalau sebelumnya saya ditemani oleh ibu dan mertua, maka kali ini saya ditemani oleh istri tercinta.

Di Korea, ada konsep Hahn yang berarti energi hidup untuk mengejar pendidikan dan rela melakukan pengorbanan demi meningkatkan kesejahteraan keluarga juga negara. Menurut saya, ini konsep yang sangat bagus.

Korea dengan etos kerja Hahn akhirnya menjadi kelebihan dan keunikan tersendiri. Semangat dan etos kerja itu menjadi suatu kekuatan psikologis (psychic force).

Boye De Mente (peneliti masyarakat Asia Timur tahun 1990-an yang telah menulis lebih dari 100 buku) menyebut Hahn sebagai energi untuk belajar dengan penuh hasrat, bekerja dengan penuh tekad, berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan, dan disiplin tingkat tinggi. Keren ya?

Belum lagi Jeong Do Management (mirip-mirip Kaizen dari Jepang). Jeong Do Management merupakan acuan filosofi bagi LG dan perusahaan-perusahaan besar di Korea. Mereka berusaha memberikan karya yang terbaik dan adanya perbaikan terus-menerus.

Dalam Islam, ini semua disebut dengan Itqan. Teliti, hati-hati, sepenuh hati, dan bermutu tinggi.

Apapun nama dan istilahnya, sudah sepantasnya orang Indonesia belajar dan terinspirasi dari hal ini. Apalagi mengingat SDM kita yang belum terlalu kompetitif.

Badan Program Pembangunan di bawah PBB (UNDP) dalam laporan Human Development Report 2016 mencatat, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia pada 2015 berada di peringkat 113, turun dari posisi 110 di 2014.

Dan UNDP mencatat, ada sekitar 140 juta orang Indonesia yang hidup dengan biaya kurang dari Rp 20 ribu per hari dan 19,4 juta orang menderita gizi buruk.

Tak perlu menyalahkan si A atau si B. Mari memulai perbaikan itu dari diri kita, keluarga kita, dan tim kita. Kalau masing-masing kita berusaha dengan sungguh-sungguh, insya Allah IPM kita akan meningkat bahkan melesat. Sekian dari saya, Ippho Santosa. Semoga berkah berlimpah.

© Ippho Santosa

*) Jangan lupa mampir lagi kesini lagi untuk mencari dan berbagi tentang motivasi dan inspirasi lainnya dari Ippho Santosa. Jangan lupa bergabung di Bertravel Forum.

_
Sign In or Register to comment.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...