Ini alasannya kenapa saya dan anda tidak perlu ikut program Paytren
frame

Hallo, Selamat Datang!

Ingin jadi bagian dari komunitas ini? Ayo bergabung bersama +120 orang lainnya disini.

Masuk Mendaftar

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Selamat datang di Bertravel Forum! Bertravel Forum adalah komunitas diskusi online, berbagi informasi, berita, review, artikel menarik dan unik. Bagikan informasi dan artikel menarik yang kamu miliki disini. Mendaftar klik Register dan Masuk klik Sign in. Jangan lupa cek email kamu untuk konfirmasi. Jika tidak ditemukan, cek email di folder Spam.

Ini alasannya kenapa saya dan anda tidak perlu ikut program Paytren

Ini alasannya kenapa saya dan anda tidak perlu ikut program Paytren

Paytren adalah program bisnis berbasis MLM. Saya sendiri pernah mendaftarkan diri untuk ikut program Paytren. Saya diajak oleh mantan kepala desa ditempat saya, yang ketika itu adalah saudara saya juga. Bukan saudara dekat, tapi saudara jauhlah.

Pas ketika itu saya baru dapat uang transfer dari Adstars. Ini penghasilan pertama saya dengan nominal besar dari ngeblog. Adstars adalah program periklanan mirip Google Adsense namun bayarannya lebih kecil. Pada intinya dengan uang itu saya bisa membeli lisensi aplikasi yang harganya 350 ribu.

Saya mendaftarkan diri, awalnya hanya ingin tau dan penasaran soalnya di sosial media, website, dan blog banyak yang mempromosikan Paytren. Akhirnya saya pun harus membayar rasa penasaran dengan mengeluarkan uang senilai 350 ribu.

Setelah terdaftar saya pun dianjurkan untuk mencari anggota agar ikut Paytren. Namun saya tidak mau mengajak teman-teman, karena uang yang dikeluarkan untuk membeli lisensi Paytren terlalu mahal. Saya juga tidak mau menjebak mereka, malahan saya sarankan agar mereka tidak perlu ikut Paytren.

Setelah membeli lisensi, saya dianjurkan untuk memverifikasi data diri dengan memasukkan data di KTP untuk verifikasi akun. Cukup ribet siih, namun itulah prosedur yang harus dijalani.

Tak cukup sampai disana saya harus mengisi saldo Paytren ke bank. Setelah saldo diisi barulah aplikasi bisa digunakan untuk transaksi. Padahal kalau dipikir-pikir fiturnya bisa didapatkan di aplikasi lain dan tidak perlu bayar lisensi seperti Paytren.

Coba kamu ketikkan "Paytren" dikolom search di Google Play Store akan muncul aplikasi serupa mirip dengan layanan Paytren.

Aplikasi itu gratis, tidak perlu bayar kalau mau pake, tidak harus mengeluarkan uang ratusan ribu untuk beli lisensi aplikasi begituan.

Beberapa aplikasi alternatif Paytren yang bisa dipakai diantaranya:

1. Ayopop
2. Payfazz
3. Bebas Bayar
4. Kioser
5. Agen Pulsa Termurah
6. Unitestronik
7. Traveloka (khusus tiket pesawat dan hotel)
8. Bisatopup
9. Kudo

Sebenarnya fitur yang ditawarkan Paytren tidak jauh berbeda dengan aplikasi lainnya fungsinya juga sama kok. Bisa untuk beli pulsa, beli paket internet, beli token listrik, bayar-bayar tagihan pln, bayar-bayar kredit, bayar-bayar voucher game, tagihan tv berlangganan dan lain-lain semuanya ada diaplikasi tersebut.

Intinya tidak perlu pakai Paytren kita bisa mendapatkan layanan serupa dengan Paytren, malahan layanannya lebih baik, lebih bagus dan tak perlu bayar.

Ada banyak kekurangan Paytren yang mungkin selama ini jarang diungkap ke publik diantaranya.

1. Harus beli lisensi aplikasi, padahal fiturnya standar
2. Jaringan harus kuat minimal H+, sedangkan pakai aplikasi lain jariangan 2G atau E tetap bisa transaksi.
3. Fitur yang sama bisa didapatkan diaplikasi lain
4. Mau beli tiket pesawat pun sudah ada aplikasi khusus
5. Untuk transfer dana antar pengguna juga bisa pakai aplikasi selain Paytren
6. Peluang keuntungan yang didapatkan sangat kecil dibandingkan aplikasi lain yang sejenis
7. Tidak bisa dijadikan sebagai lahan mata pencaharian atau bisnis
8. Harga produk dan biaya administrasi yang ditawarkan lebih mahal dibandingkan aplikasi sebelah

Jadi sebenarnya tidak ada keunggulan yang benar-benar menjadi ciri khas dari Paytren. Fiturnya terbilang standar dan fitur itu juga dimiliki oleh aplikasi sebelah. Malahan layanan disebelah lebih cepat, ringan, gratis dan murah.

Saya bikin tulisan ini bukan untuk menyudutkan Paytren, namun saya sebagai konsumen yang pernah menggunakan layanan Paytren merasa tidak puas.

Malahan saya dimarahin ibu saya karena saya pakai uang 350 ribu ga bilang-bilang ke dia. Dia juga ngomel-ngomel gara-gara keuntungan dari Paytren kecil.

Gara-gara diomelin, hehe saya pun coba-coba aplikasi lain untuk cari aplikasi yang lebih mantap. Ada dua aplikasi yang pernah saya coba yaitu Ayopop dan Payfazz, dua-duanya bagus. Tapi sekarang saya pilih salah satu saja, soalnya pusing kalau ngisi saldo harus dibagi ke dua aplikasi. Daripada repot saya fokus pake satu aplikasi saja.

Yang lain juga ada tapi belum sempat saya pake, soalnya pusing terlalu banyak pasang aplikasi beginian.

Semoga penjelasannya bisa bermanfaat ya, ini bukan kampanye hitam. Ini cuma sharing atau berbagi pengalaman ke sesama konsumen. Biar ga terjatuh ke lubang yang sama.

Lagi pula sayang kalau uang 350 ribu cuma dipakai untuk beli lisensi. Mending dipakai untuk isi saldo di aplikasi lain. Kalau beli diaplikasi lain harganya juga murah.

Btw sekarang saya jualan pulsa, token dan sebagainya pakai aplikasi, ga perlu ke konter lagi buat isi saldo. Untungnya juga lumayan dibandingkan dengan Paytren.

Salam konsumen gais ;)

Sumber gambar: Daftarvsiyusufmansur.com
_
Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.