frame

Hallo, Selamat Datang!

Ingin jadi bagian dari komunitas ini? Ayo bergabung bersama +140 orang lainnya disini.

Masuk Mendaftar

Halo, Tuan!

Tampaknya anda baru di sini. Bila anda ingin ikut terlibat, klik salah satu tombol berikut!

Selamat datang di Bertravel Forum! Bertravel Forum adalah komunitas diskusi online, situs berbagi informasi teknologi, viral, ekonomi, bisnis, sains, gaming, lifestyle, kesehatan, traveling, otomotif, opini, dan inspirasi. Bagikan informasi dan artikel menarik yang kamu miliki disini. Mendaftar klik Register dan Masuk klik Sign in. Jangan lupa cek email kamu untuk konfirmasi. Jika tidak ditemukan, cek email di folder Spam.

[Share] Pengalaman pertama pakai aplikasi Grab dari Bandara Soekarno Hatta ke BSD City

sunting Desember 2017 dalam Technology
[Share] Pengalaman pertama pakai aplikasi Grab dari Bandara Soekarno Hatta ke BSD City

Awalnya ketika sampai di Bandara Soekarno Hatta saya ingin menggunakan aplikasi UBER. Tapi karena aplikasi UBER tidak bisa digunakan akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan aplikasi Grab. Layanan Grab yang saya gunakan adalah Grab-Car yaitu layanan transportasi mobil dari Grab.

Saya download Grab di Bandara Soekarno Hatta pakai jaringan 4G Telkomsel. Downloadnya cepat sekali dalam sekejap saja selesai. Mungkin karena dibandara jadi jatah bandwith Telkomsel di Bandara Soekarno Hatta dikasi lebih. Soal pas saya sampai di tujuan jaringan 4G tidak secepat di Bandara Soekarno Hatta.

Setelah menempuh perjalanan panjang driver Grab berhasil mengantarkan saya menuju lokasi yang saya tuju yaitu BSD City.

Sebenarnya ini adalah pengalaman pertama saya menggunakan layanan transportasi online. Soalnya didaerah saya di Siak Riau belum ada layanan transportasi online yang beginian. Ini wajar soalnya didaerah saya permintaan layanan transportasi online masih sangat sedikit. Lagipula ditempat saya itu (dibaca: Siak) tidak ada kemacetan dan sebagian besar orang memiliki kendaraan pribadi.

Di awal sebenarnya ada rasa was-was atau perasaan curiga. Soalnya banyak kejadian yang tidak diinginkan dilakukan oleh driver transportasi online. Seiring berjalan waktu akhirnya perasaan was-was mulai hilang. Soalnya si driver Grab-Car orangnya cukup ramah.

Saya dan driver Grab-Car bercerita panjang lebar mengenai saya dan driver. Sepanjang perjalanan saya mendapatkan informasi bahwa si driver ini sebenarnya adalah pegawai bank swasta Artha Graha dan gajinya sudah cukup besar yaitu 7 juta perbulan. Kalau menurut saya gaji sebesar itu sudah besar tapi dia masih kerja lagi nyambil sebagai driver Grab-Car.

Si driver menyebutkan bahwa sebenarnya gaji 7 juta itu masih kurang. Di minggu ketiga setelah menerima gaji itu barulah terasa sulitnya. Apalagi si driver ini sudah menikah dan banyak pengeluaran yang harus ditanggung. Namun berkat adanya layanan transportasi online si driver ini bisa mendapatkan penghasilan sampingan atau tambahan.

Penghasilan setelah menjadi driver Grab-Car ternyata melebihi penghasilan bulanan sebagai pengawai bank. Penghasilan si driver Grab-Car ini rata-rata 12 juta setiap bulannya. Bahkan bisa lebih dari 12 juta perbulan. Jika dijumlahkan si driver ini mendapatkan penghasilan lebih dari 19 juta rupiah dalam setiap bulannya.

Si driver juga menjelaskan bahwa dengan penghasilan segitu cukup melelahkan. Soalnya untuk mendapatkan order si driver harus bangun lebih awal yaitu jam 3 dini hari dah harus pulang terlambat yaitu jam 9 malam setiap harinya.

*) Jangan lupa mampir kesini lagi untuk mencari dan berbagi informasi tentang Grab dan informasi transportasi online yang menarik lainnya. Kamu juga bisa menjadi kontributor atau penulis di Bertravel Forum. Jangan lupa bergabung di Bertravel Forum.

Image source: Gadgets Magazine

Masuk atau Mendaftar untuk berkomentar.