frame

Hallo, Selamat Datang di Bertravel Forum!

Ingin jadi bagian dari komunitas ini? Ayo bergabung bersama +100 orang lainnya disini.

Masuk Mendaftar

Howdy, Stranger!

Halo guys.. Selamat datang di Komunitas Bertravel Forum! Ingin berbagi informasi di Komunitas Bertravel Forum, silahkan mendaftar!

Apakah Gaji Karyawan untuk Skala UKM harus Sesuai UMR?

Gaji merupakan bayaran yang diberikan kepada karyawan yang sudah menyelesaikan pekerjaannya. Besar kecilnya gaji menunjukkan kelas suatu pekerjaan. Jika gajinya besar maka pekerjaan yang dilakukan merupakan pekerjaan yang bagus dan berkelas. Sedangkan pekerjaan yang gajinya kecil merupakan pekerjaan rendahan.

Perusahaan tertentu seperti perusaahaan BUMN akan memberikan gaji yang besar dan jauh berada di atas gaji UMR atau gaji minimum. Perusahaan multinasional, perusahaan perbankkan, pejabat parlemen, perminyakan, pertambangan biasanya memberikan gaji yang lumayan besar dan tinggi dibandingkan dengan gaji URM.


Apakah Gaji Karyawan untuk Skala UKM harus Sesuai UMR?

Mengenai gaji untuk usaha kecil menengah atau usaha kecil yang skala rumahan, sebenarnya tidak harus mengikuti gaji UMR. Karena gaji tersebut harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan usaha bisnis yang kita miliki. Kalau memang usaha kecil yang kita miliki memang memiliki omset yang kecil ada baiknya gaji yang diberikan dibawah UMR saja.

Memberikan gaji di bawah UMR kita juga harus memberikan keterangan secara jujur kepada karyawan yang kita miliki. Katakan saja jika kita memang memiliki keterbatasan keuangan, karena lebih baik jujur daripada harus berbohong dan menutupi keadaan yang sebenarnya. Di Indonesia ada banyak UKM yang memberikan gaji dibawah UMR atau upah minimum regional.

Kebanyakan UKM di Indonesia tenaga kerjanya berasal dari penduduk atau warga sekitar. Sehingga meskipun gajinya dibawah UKM, tapi UKM-UKM tersebut sudah membantu berkontribusi untuk daerahnya dengan mengurangi pengangguran di daerahnya.

Untuk UKM yang memberikan gaji di bawah UMR biasa UKM yang kecil dan belum memiliki pendapatan yang besar. Tapi untuk UKM yang besar dan memiliki pendapatan yang besar, sudah banyak pula yang memberikan gaji sesuai dengan gaji UMR.


Kesimpulannya

Jika sudah memiliki kekuatan dan keuangan, tidak apa-apa membayar gaji sesuai UMR atau diatas UMR. Tapi kalau belum memiliki dana yang kuat dan stabil, jangan paksakan memberikan gaji sesuai UMR.

*)
Tagged:

Comments

  • 2 Comments sorted by Votes Date Added
  • Tapi menurut undang-undang pengusaha harus membayar minimal sesuai UMR. Dan jika tidak boleh mengajukan permohonan untuk tidak membayar sesuai UMR, tetapi tetap diganti kemudian hari.
    Saya belum pernah tau kalau ada peraturan yang memperbolehkan membayar pekerja atau pegawai dibawah UMR meskipun telah setuju dengan pegawainya.
    Menurut undang-undang loh ya
  • hanif said:

    Tapi menurut undang-undang pengusaha harus membayar minimal sesuai UMR. Dan jika tidak boleh mengajukan permohonan untuk tidak membayar sesuai UMR, tetapi tetap diganti kemudian hari.
    Saya belum pernah tau kalau ada peraturan yang memperbolehkan membayar pekerja atau pegawai dibawah UMR meskipun telah setuju dengan pegawainya.
    Menurut undang-undang loh ya

    Hebat ternyata agan ini paham hukum juga nih :blush:

    Harus diakui bahwa sekarang ini aturan undang-undang memang seperti itu. Bahkan sudah disebutkan disini nih..

    http://hukumonline.com/klinik/detail/lt4c85f88b626af/langkah-hukum-jika-upah-di-bawah-standar-minimum

    Tapi kalau diikuti aturan tersebut bisa-bisa ukm malah jadi gulung tikar, gara2 gaji karyawan yang harus sesuai dengan aturan undang-undang.

    Kalau saya pribadi untuk menetapkan gaji disesuaikan dengan umr harus sesuai dengan penghasilan bulanan ukm, pengeluaran bulanan, laba bulanan.

    Coba deh main2 ke daerah yang jauh dari perkotaan.

    Jangan ambil contoh yang dipulau jawa melulu gan.

    Jangan samakan dengan jakarta terus.

    Main deh ke riau sini, ke kampung saya di siak, disini ukmnya membayar gaji karyawannya dibawah umr lho gan.

    Tapi ya gitu, keadaan memang tidak bisa dipaksakan disebabkan oleh laba ukm yang kecil, pekerjaannya terlalu mudah, dan banyak faktor lainnya gan.

    Pada intinya kita kembali ke realita, memang idealnya harus ikut aturan atau umr, tapi bagaimana lagi keadaan tidak mendukung.

    Tapi kalau ukm didaerah saya selalu berterus terang kalau mereka belum mampu bayar pegawainya sesuai dengan umr. Jadi harap dimaklumi, karena keadaan memang begitu adanya.

    ---

    Beda lagi sama ukm yang di pulau jawa yang omset bulanannya ratusan juta. Mungkin mereka sanggu bayar pegawai sesuai umr.

    ---

    Intinya gini, banyak2 maen keluar, jalan-jalan keluar sana sini, atau bikin ukm sendiri biar paham sendiri.

    Gitu siih.. :wink:

    Maap ya kalau frontal.
Sign In or Register to comment.