frame

Hallo, Selamat Datang!

Ingin jadi bagian dari Komunitas Bertravel Forum? Silahkan bergabung bersama +60 orang lainnya di Komunitas Bertravel Forum.

Masuk Mendaftar

Howdy, Stranger!

It looks like you're new here. If you want to get involved, click one of these buttons!

Selamat datang di Bertravel Forum! Bagikan informasi dan artikel menarik yang kamu miliki disini. Mendaftar klik Register dan Masuk klik Sign in. Jangan lupa cek email kamu untuk konfirmasi. Jika tidak ditemukan, cek email di folder Spam.

Berkunjung Sekaligus Liburan ke Rumah Teman di Majalengka

Tidak terasa 2 tahun yang lalu saya pernah pergi ke Majalengka. Majalengka adalah sebuah kabupaten di provinsi Jawa Barat yang berdekatan dengan provinsi Jawa Tengah. Majalengka adalah kabupaten yang unik karena meskipun berada di provinsi yang dominan Sunda tapi di Majalengka seperti Sunda rasa Jawa. Itulah Majalengka.

Saya berkunjung ke Majalengka dalam rangka mengisi waktu liburan hari raya idul fitri. Kampung halaman saya sebenarnya di Siak provinsi Riau. Tapi karena keterbatasan dana saya memutuskan untuk menetap di Bandung dulu. Saya pada waktu itu sedang kuliah semester 6 di kampus negeri di Bandung. Daripada tidak ada kegiatan di Bandung, saya memutuskan untuk ikut teman ke Majalengka.

Kami berangkat ke Majalengka H-1 lebaran. Bisa dibayangkan bagaimana ramainya arus mudik di Pulau Jawa mirip dengan yang televisi. Ketika itu dari Bandung ke Majalengka kami menggunakan sepeda motor. Cukup melelahkan karena butuh waktu 5-6 jam untuk sampai ke Majalengka. Rasanya ingin langsung tidur dan merebahkan badan ketika sampai di Majalengka.

Cukup jauh, wajar jika temanku ini jarang pulang kampung ke Majalengka soalnya jauh banget. Kalau dia pulang kampung cuma pas ada kepentingan, kalau tidak ada keperluan dia biasanya tidak pulang ke Majalengka. Lagipula katanya kota Majalengka itu lebih panas dibandingkan dengan Bandung, makanya teman saya itu kalau liburan lebih betah tinggal di Bandung. Soalnya dingin, enak buat tidur hehe..

Setelah sampai saya dibawa untuk melihat-lihat kota Majalengka yang sering dia ceritakan. Dia juga bercerita bahwa di Majalengka ada ini ada itu. Kota Majalengka itu kecil dan tidak terlalu besar. Tapi kalau dibandingkan dengan kotaku Siak Sri Indrapura, kota Siak akan kalah. Jika kota Majalengka dibandingkan dengan kota Bandung, maka Majalengka akan kalah dari segi kemajuan kotanya.

Kata temanku itu, kota Majalengka bisa maju seperti sekarang ini karena berada dijalur lintas. Orang mungkin sering menyebutnya dengan jalur Pantura atau pantai utara. Ditambah lagi sekarang ini Majalengka sudah dilalui oleh tol Cipali - Palimanan. Tol ini terkenal karena diresmikan di era pemerintahan presiden Jokowi. Selain itu tol ini katanya juga terkenal karena banyak terjadi kecelakaan. Meskipun sering terjadi kecelakaan tapi jarang yang diberitakan oleh media. Kata temanku lahan persawahannya di Majalengka juga masuk kedalam area proyek tol ini. Alhasilnya dapat ganti rugi de h, tapi nilainya tidak disebutkan.

Kata teman saya juga dalam beberapa tahun kedepan akan dibangun bandara internasional di Majalengka. Namun waktu belum dipastikan. Jika memang dibangun bandara internasional maka besar peluang Majalengka untuk menjadi kota yang maju.

Kata teman saya juga, Majalengka merupakan nama buah tapi sendiri lupa nama buah apa. Buah ini katanya ditemukan pada masa kerajaan, tapi saya juga lupa nama kerajaan apa.

Teman saya juga mengatakan bahwa di Majelengka tidak seperti di Bandung yang semuanya ada. Tempat wisata di Majalengka pun tidak banyak, jadi wajar jika tidak banyak orang yang berkunjung untuk berwisata ke Majalengka. Di Majalengka ada satu wilayah, namanya Kadipaten.

Katanya Kadipaten itu sendiri lebih terkenal dibandingkan dengan kota Majalengka itu sendiri. Ini karena Kadipaten adalah daerah yang sering dilalui oleh kendaraan. Lebih tepatnya karena Kadipaten letaknya dekat dengan jalur pantura. Harus saya akui, bahwa kemajuan di Kadipaten hampir sama dengan kota Majalengka.

Saya ke Majalengka cuma sebentar sekitar 3 hari. Jadi tidak banyak yang bisa saya ceritakan dalam artikel ini. Setelah 3 hari kami langsung berangkat ke Bandung lagi. Saat ini teman saya itu sudah bekerja disalah satu perusahaan BUMN yaitu PT Pos Indonesia di Jakarta. Semoga karirnya sukses disana.

**
Sign In or Register to comment.