9 Cara agar Baterai Smartphone Irit dan Tidak Boros

9 Cara agar Baterai Smartphone Irit dan Tidak Boros – Saat ini smartphone menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Dalam satu smartphone bisa kita gunakan untuk banyak fungsi seperti melihat email, chatting messenger, sosial media, presentasi, edit foto dan video, browsing, game dan banyak lagi.

Ilustrasi sederhana yang bisa kita ambil adalah dalam satu ponsel smartphone bisa kita masukkan berbagai macam apikasi yang jumlahnya lebih dari 30 aplikasi. Mulai dari Facebook, Twitter, Instagram, BBM, Line, WhatApp, Gmail, Opera, UCBrowser, Youtube, PlayStore, Google Maps dan banyak lagi aplikasi lainnya.

Semua pengguna smartphone Android pasti menginginkan smartphone yang irit baterai. Tentunya akan menjadi masalah pada saat butuh tapi baterainya malah habis. Misalnya kita harus membaca materi untuk presentasi lewat smartphone tapi smartphonenya mati. Akan jadi masalah jika nanti materinya belum sempat dipelajari.

9 Cara agar Baterai Smartphone Irit dan Tidak Boros

Mengenai cara mengatasi agar smartphone lebih hemat baterai ada beberapa cara yang bisa kita lakukan. Sejauh ini ada 9 cara yang bisa kita lakukan agar baterai smartphone irit.

1. Mematikan Koneksi Internet di Smartphone

Tetap menghubungkan antara smartphone dengan internet akan membuat konsumsi baterai smartphone lebih besar. Hal ini dikarenakan smartphone membutuhkan daya yang besar, karena hampir semua aplikasi di smartphone terhubung dengan internet. Untuk mengurangi konsumsi baterai smartphone ada baiknya koneksi internet dimatikan saja.

2. Mematikan atau “Force Stop” Aplikasi di Smartphone

Cara lain agar baterai smartphone lebih irit adalah dengan mematikan sementara aplikasi android yang tidak digunakan. Berikut ini langkah-langkahnya.

Buka Setting atau Pengaturan di Smartphone Android.
Kemudian pilih Apps atau Aplikasi.
Selanjutnya pilih aplikasi yang ingin dimatikan.
Misalnya pilih LINE, dan klik Force Stop atau Hentikan.
Kemudian biarkan beberapa aplikasi lain yang sering digunakan.

Iklan Baris Online Gratis Jualme Indonesia

3.Tidak Membuka atau Mengunakan Aplikasi yang Menggunakan Koneksi Internet

Semakin banyak kita membuka dan memainkan aplikasi yang menggunakan koneksi internet maka semakin cepat baterai smartphone kita habis. Misalnya kita sering social media, internetan, Youtube maka baterai kita bisa lebih cepat habis dari biasanya.

4. Menghapus atau Menguninstall Aplikasi yang Tidak Penting

Semakin banyak aplikasi yang kita pasang di smartphone, maka semakin cepat pula baterai smartphone habis. Hal ini pernah saya rasakan sendiri. Langkah mudah yang bisa diambil adalah menguninstal aplikasi yang tidak penting.

5. Kurangi Kecerahan Cahaya Dilayar Smartphone

Untuk kamu yang memiliki tingkat kecerahan layar yang cukup tinggi sebaiknya kurangi kecerahan layar smartphone. Sebenarnya boleh saja layar smartphone dibuat cerah. Itupun kalau diluar ruangan.

6. Matikan GPS di Smartphone

Banyak orang yang menggunakan smartphone tapi tidak sadar bahwa mereka sedang mengaktifkan GPS. Sebenarnya boleh-boleh saja mengaktifkan GPS, itupun kalau memang dibutuhkan. Tapi GPS tidak perlu diaktifkan kalau tidak dibutuhkan.

7. Kurangi Main Game Online dan Game Biasa

Game ini pada dasarnya memang menyebabkan baterai smartphone cepat habis. Untuk game online juga bisa menyebabkan baterai lebih cepat. Malahan lebih cepat dihabis dibandingkan dengan game offline.

8. Hapus Aplikasi yang Tidak Dibutuhkan

Aplikasi yang terlalu banyak bisa menyebabkan baterai smartphone cepat habis. Apalagi kalau aplikasinya sebagian besar membutuhkan koneksi internet. Ini bisa menyebabkan baterai kamu cepat habis.

9. Hapus Aplikasi Backup Otomatis

Untuk kamu yang menggunakan smartphone baru tanpa kamu sadari biasanya tersedia aplikasi Auto Backup Google. Selagi smartphone kamu masih terhubung dengan internet, aplikasi ini akan mengupload atau membackup data secara otomatis tanpa kamu sadari. Aplikasi backup ini bisa menyebabkan smartphone cepat panas. Aplikasi ini tidak perlu, sebaiknya dihapus saja.

Kesimpulan

Itulah cara yang bisa kamu lakukan untuk menghemat baterai smartphone. Cara ini tidak akan membuat baterai smartphone kamu langsung irit dan tahan lama. Tapi ini bisa mengurangi pemakaian baterai smartphone yang boros atau cepat habis.

*)

6 Penyebab Smartphone Cepat Panas dan Solusi Mengatasinya

6 Penyebab Smartphone Cepat Panas dan Solusinya – Semakin hari ponsel semakin banyak varian dan jenisnya. Pada zaman dulu ponsel hanya bisa digunakan untuk sms dan telpon saja. Namun seiring perkembangan zaman jenis semakin semakin canggih. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya fitur yang terdapat pada ponsel.

Istilah ponsel sendiri berasal dari penggabungan kata telepon seluler. Istilah lain yang sering digunakan untuk ponsel diantaranya handphone, HP, smartphone dan juga tablet. Untuk smartphone, istilah ini sering digunakan untuk menunjukkan istilah ponsel pintar yang canggih seperti jenis Blackberry, Android, iOS, dan juga Windows Phone.

6 Penyebab Smartphone Cepat Panas dan Solusinya

Tetapi seiring berjalannya waktu, muncul permasalahan yang muncul dikalangan pengguna ponsel diseluruh dunia yaitu smartphone yang cepat panas. Sebenarnya ini bukan permasalah yang terlalu serius tapi ada baiknya ini kita perhatikan juga, karena bisa berpengaruh terhadap daya tahan smartphone yang kita miliki. Berikut ini beberapa penyebab smartphone menjadi panas dan solusi yang bisa kita lakukan untuk mengatasinya.

1. Ponsel Smartphone yang Lagi Dicas Baterainya

Pada kondisi tertentu misalnya smartphone dalam keadaan hidup biasanya akan panas ketika di cas. Pada kondisi seperti ini terjadi dua arus yaitu arus penggunaan daya baterai dan arus menambah daya baterai. Karena dua arus ini smartphone menjadi cepat panas.

Solusinya: Biarkan saja dan jangan menggunakan smartphone yang lagi dicas, karena jika kita menggunakannya maka panasnya akan semakin bertambah. Cara lain yang bisa lakukan yaitu biasakan mengisi daya smartphone dalam keadaan mati, biar tidak panas.

2.  Smartphone yang Digunakan Sambil Dicas Baterainya

Pada kondisi ini hampir sama dengan point yang pertama, smartphone yang sedang dicas dan juga digunakan akan terjadi arus masuk dan arus keluar secara bersamaan. Jika kondisi ini berlangsung terus menerus bisa mengakibatkan umur baterai menjadi pendek. Ini penting tapi banyak orang yang menyepelekannya.

Solusinya: Cara yang bisa kita lakukan yaitu jangan menggunakan smartphone yang lagi dicas, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

3. Smartphone yang Digunakan untuk Menelpon atau Ditelpon

Smartphone yang sedang digunakan untuk menelpon atau ditelpon biasanya relatif cepat panas. Sebenarnya panas ketika menelpon itu sudah biasa, hanya saja yang paling penting jangan menelpon sambil dicas. Ini berbahaya sekali, selain bikin baterai smartphone cepat rusak juga bisa menyebabkan ponsel meledak. Kasus smartphone meledak sudah sering terjadi dibeberapa nagara di dunia.

Solusinya: Biarkan saja, tapi jangan menelpon sambil dicas.

4. Smartphone yang Banyak Membuka Aplikasi

Terutama untuk smartphone biasanya jika kita membuka aplikasi terlalu banyak akan membuat smartphonecepat panas. Hal ini dikarenakan smartphone memilik pekerjaan yang berat yaitu menjalankan banyak aplikasi secara bersamaan.

Solusinya: Tutup saja aplikasi yang tidak digunakan.

5. Smartphone yang Terhubung dengan Jaringan Internet

Smartphone yang terkoneksi dengan jaringan internet biasanya lebih cepat panas ketimbang smartphone yang tidak terhubung dengan jaringan internet. Sebagai contoh misalnya untuk internetan, sosial media, chatting dan lain-lain.

Solusinya: Jika panasnya sudah tinggi, putuskan saja koneksi internet untuk sementara waktu tetapi jika panasnya masih terbilang normal biarkan saja.

6. Smartphone yang Membuka Aplikasi yang Berat-Berat

Membuka aplikasi yang berat-berat ini misalnya game, atau aplikasi lain yang berukuran besar. Untuk game biasanya sebentar saja smartphone sudah panas. Apalagi kalau game tersebut game online pasti akan semakin panas lagi.

Solusinya: Kalau panasnya masih normal dilanjutkan saja, tapi kalau panasnya tinggi ada baiknya ditutup terlebih dahulu.

Kesimpulan

Jadi ada banyak yang menjadi penyebab smartphone menjadi panas tapi ada banyak juga solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi panas di smartphone. Intinya kalau smartphonenya panas biarkan saja, cukup dengn memberi waktu istirahat untuk smartphonenya. Sebenarnya ini berdasarkan pengalaman pribadi, untuk lebih jelasnya teman-teman pembaca bisa menambah informasi lain dengan membaca dari sumber terpercaya lainnya.

*)

Rp115ribu
Deal

Dari Bertravel Media, dapat paket iklan murah. Iklan muncul di FB dan IG sekaligus, CUMA SEKALI BAYAR gaiss... Biaya Rp115ribu untuk 3 hari. Jangan ragu, ambil paket iklan murah ini sekarang juga 😉

More Less

Hati-hati, Ini Risiko Menggunakan Charger Smartphone dari Pihak Ketiga

Hati-hati, Ini Risiko Menggunakan Charger Smartphone dari Pihak Ketiga – Beberapa waktu yang lalu saya membaca sebuah artikel dari Liputan6. Ada yang menarik untuk dibagikan khususnya bagi kita semua terutama yang menggunakan smartphone. Saat ini smartphone bisa disebut sebagai kubutuhan sekunder. Namun bagi kalangan tertentu keberadaan smartphone bisa menjadi kebutuhan primer.

Smartphone masuk dalam kebutuhan primer karena keberadaannya dinilai sangat penting, sama dengan pentingnya makanan, pakaian, tempat tinggal, dan listrik. Perubahan daftar kebutuhan terjadi karena perubahan zaman dari waktu ke waktu.

Smartphone dulu hanya dianggap sebagai alat komunikasi canggih yang hanya dimiliki oleh orang tertentu, namun sekarang sudah bisa dimiliki oleh siapapun. Bahkan anak SD yang masih kecil sudah punya smartphone android.

Disebabkan keberadaan smartphone penting, maka kita harus menjaganya dengan baik agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Kejadian yang tidak diinginkan pada smartphone misalnya smartphone yang meledak, baterai smartphone yang cepat rusak dan masih banyak lagi.

Ketika kita membeli sebuah smartphone baru tentunya kita mendapatkan perlengkapan smartphone. Untuk smartphone baru biasanya mendapatkan charger atau pengisi daya yang baru pula.

Namun terkadang kita lupa meskipun baru kita kadang menggunakan charger smartphone dari pihak ketiga dengan alasan tertentu seperti charger asli yang ketinggalan, charger asli rusak, atau charger asli hilang entah kemana.

Jika membeli smartphone yang sudah dipakai orang lain biasanya banyak charger aslinya rusak atau hilang. Inilah yang menyebabkan kita menggunakan charger atau pengisi daya pihak ketiga atau tidak menggunakan charger bawaan.

Berdasarkan informasi dari Liputan6, pemakaian charger (pengisi daya) pihak ketiga atau tidak menggunakan charger bawaan akan berdampak buruk bagi smartphone. Ada beberapa hal yang akan terjadi jika menggunakan charger smartphone dari pihak ketiga yaitu:

• Baterai smartphone menjadi cepat rusak (tidak tahan lama)
• Bisa terjadi loncatan arus listrik yang tidak stabil pada smartphone
• Pada saat pengisian daya smartphone lebih cepat panas
• Baterai smartphone membutuhkan waktu yang lama agar terisi penuh
• Baterai smartphone jadi cepat penuh, tapi baterai malah jadi cepat rusak
• Terjadi kerusakan pada papan motherboard smartphone
• Smartphone bisa terbakar karena panas
• Yang paling ekstrim bisa terjadi ledakan dari smartphone

Begitulah lebih kurangnya informasi yang berhasil saya himpun dari Liputan6, semoga bermanfaat bagi pembaca sekalian.

*)

Chat Sekarang!
1
Order Iklan Sekarang? Klik Disini!
Hallo, Saya Mutiara.
Selamat datang di Bertravel Media.
Butuh bantuan, ingin order iklan, ada pertanyaan, konsultasi iklan, ingin buat website, ingin buat landingpage atau yang lainnya.
Klik "Chat Sekarang".